Laman

Kamis, 15 November 2012


Ekonomi Pariwisata

1.Apa saja komponen-komponen Neraca Pembayaran ?
Jawab
Necara pembayaran terdiri dari beberapa komponen, yaitu neraca barang (neraca perdagangan) dan neraca jasa. Keduanya disebut neraca transaksi berjalan (current account) dan neraca modal.
1. Neraca Barang (Neraca Perdagangan)
Neraca barang dan neraca jasa disebut juga neraca transaksi berjalan (current account). Pos ini merupakan golongan terbesar dalam neraca pembayaran, yang meliputi transaksi barang. Transaksi barang ini meliputi ekspor barang, termasuk barang-barang yang bisa dilihat secara fisik, misalnya minyak, tembakau, tanah, kayu, karet, dan sebagainya. Ekspor barang merupakan transaksi kredit karena transaksi itu menimbulkan hak untuk menerima pembayaran (menyebabkan terjadinya aliran uang atau dana masuk ke dalam negeri). Impor barang meliputi barang-barang konsumsi, barang modal, dan bahan mentah untuk industri. Impor barang-barang merupakan transaksi debet karena menimbulkan kewajiban untuk melakukan pembayaran kepada negara lain (menyebabkan aliran dana atau uang ke luar negeri).


2. Neraca Jasa
Sesuai dengan namanya, neraca jasa hanya mencatat transaksi-transaksi jasa saja. Neraca jasa meliputi transaksi ekspor dan impor jasa. Ekspor jasa meliputi penjualan jasa angkutan, turisme/pariwisata, asuransi, pendapatan investasi dan modal di luar negeri. Ekspor jasa termasuk transaksi kredit. Impor jasa meliputi pembelian jasa dari penduduk negara lain, termasuk pembayaran bunga, dividen atau keuntungan modal yang ditanam di dalam negeri oleh penduduk negara lain.

3.   Neraca modal
Neraca modal adalah neraca yang mencatat transaksi berupa investasi modal dan emas. Neraca modal (capital account) termasuk transaksi modal, terdiri dari transaksi jangka pendek dan transaksi jangka panjang.

4. Lalu Lintas Moneter
Transaksi lalu lintas moneter adalah semua transaksi jual beli yang terjadi dari suatu negara ke luar negeri. Transaksi ini sering disebut accomodating transaction sebab merupakan transaksi yang timbul sebagai akibat dari adanya transaksi lain. Transaksi lain itu sering disebut dengan autonomous, karena timbul dengan sendirinya, tanpa dipengaruhi transaksi lain. Termasuk dalam transaksi autonomous adalah transaksi-transaksi yang sedang berjalan dan transaksi kapital serta transaksi satu arah.

5.  Surplus dan Defisit Neraca Pembayaran
Neraca perdagangan dikatakan surplus bila nilai ekspor barang lebih besar dari pada impornya. Kebijakan neraca pembayaran ditujukan untuk lebih meningkatkan penerimaan devisa dari ekspor guna memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri. Kebijakan tersebut ditujukan pula untuk menghemat devisa melalui substitusi impor dan memanfaatkan sumber-sumber dana dari luar negeri, baik berupa pinjaman maupun penanaman modal asing, serta menunjang perluasan kesempatan kerja dan pemerataan pembangunan.

2.Sebutkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh kegiatan pariwisata terhadap neraca
pembayaran suatu Negara ?

                                    Jawab

·         Dampak terhadap penerimaan devisa Negara
·         Dampak terhadappendapatan masyarakat
·         Dampak terhadap kesempatan kerja
·         Dampak terhadap harga-harga
·         Dampak terhadap distribusi masyarakat atau keuntungan
·         Dampak terhadap kepemilikan atau control
·         Dampak terhadap pembangunan pada umumnya
·         Dampak terhadap pendapatan pemerintah

3.Apa saran anda mengenai tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi deficit neraca  wisatawan ?

                        Jawab
·         Meningkatkan kunjungan wisatawan international ke dalam negri dan menekan wisatawan dalam negri ke luar negri melainkan bias menjadi wisatan domestic di dalam negri (in going tourism)
·         Mempromosikan dan mengemas pariwisata dalam negri untuk di tawarkan kepada pangs pasar domestic
·         Mengurangi leaking dari devisa dengan memaksimalkan penggunaan produk dan jasa dalam negri ketimbang luar negri
4.Carialah masing-masing sebuah contoh dari neraca pembayaran atau neraca wisatawan,lalu buatlah pendapat ats neraca-neraca tersebut !
                        Jawab
Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Nilai ekspor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) pada Tw. I-2011 lebih tinggi 11,3% dari triwulan sebelumnya sehingga mencapai USD3,4 miliar. Naiknya ekspor
komoditas ini masih lebih banyak ditopang oleh peningkatan volume ekspor sebesar 6,6% (q.t.q) dibandingkan oleh peningkatan harga sebesar 4,4%
(q.t.q). Ekspor TPT pada periode laporan terutama ditujukan ke Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Turki. Meskipun China belum masuk ke dalam lima besar negara tujuan utama, namun ekspor TPT ke China mengalami pertumbuhan yang signifikan, sebesar 53,9% (y.o.y). Hal ini berimplikasi pada kinerja ekspor TPT secara tahunan yang mengalami pertumbuhan lebih tinggi dari triwulan sebelumnya.
Pada periode laporan, ekspor TPT tumbuh 30,3% (y.o.y) lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya yang tumbuh 26,1% (y.o.y).